BETULKAH MERINTIS BISNIS PROPERTI SEBAGAI PENGEMBANG BENAR-BENAR GAMPANG??? Silahkan simak jawabannya disini : http://bukupengembangproperti.blogspot.com/2012/03/merintis-bisnis-properti-sebagai.html

Cari Artikel Menarik Disini

Rabu, 05 September 2012

MODAL JEMPOL DOANG


MODAL JEMPOL DOANG
Promosi Kreatif

www.JinProperti.com - Beriklan di jaman sekarang ternyata tak semuanya harus berbayar. Banyak gadget kita yang dilengkapi fitur beriklan gratis. Di social media juga kita bisa beriklan gratis tanpa biaya.

Meskipun gratis, jika kita beriklan tanpa sentuhan kreativitas dan sedikit teori beriklan, bisa saja hasilnya sia-sia alias tidak efektif. Yang melihat iklan kita tidak tertarik untuk membacanya sehingga konten yang kita publikasikan tidak sampai ke calon pembeli.

Saya baru saja menyebarkan pesan broadcast ke seluruh nama contact yang ada di BB saya (800 lebih daftar contact). Bunyinya seperti ini;

Gratis blackberry baru type Armstrong bagi anda http://j.mp/PY7AHn

Iklan sederhana dan pendek karena hanya terdiri atas sebaris kalimat. Juga tidak keluar biaya 1 sen pun. Modal jempol doang. Hasilnya? Ada kisaran 50 - 60 orang yang merespon. Seru sekali.

Ada yang memaki sambil bergurau karena merasa kena jebakan batman, ada yang ngakak-ngakak, ada yang acung jempol karena terkesan dengan kreativitas materi broadcast, dan ..... ada 11 orang yang minta dikirimi brosur.

Saya sengaja memilih kalimat yang menimbulkan penasaran, yaitu; "Gratis blackberry baru type Armstrong bagi anda." Siapa sih yang tak tertarik dapat BB gratis seharga 2 jutaan tersebut?

Disitu ada link nya. Bagi yang penasaran dengan penawaran BB gratis, pasti deh mencoba buka link. Padahal disitulah letak jebakan batmannya. Link itu mengarah ke blog saya yang memuat materi promosi proyek PAPI (PAnorama meraPI) di Magelang.

Paragraf pertama sampai dengan paragraf ke 11 semua berisi soal konten promosi. Soal lokasi, soal fasilitas, soal benefit dll. Pembaca yang mencari-cari info soal BB gratis pasti gemas dimanakah info soal BB gratis tersebut. Sudah kepalang basah, akhirnya merekapun melanjutkan membaca sampai tuntas. Dan ini berarti semua konten promosi yang kami buat terdelivery kepada pembacanya.

Baru di alinea no 2 dari bawah, ada kalimat seperti ini; "Untuk 5 pembeli pertama tersedia hadiah langsung berupa 5 BB type Amstrong." Itu adalah guyuran air hujan untuk panas terik sepanjang hari. Rasa penasaran pembaca terjawab sudah. Rupanya yang dapat BB gratis hanya untuk 5 pembeli pertama saja.

Apakah mereka kesal? Haha .. Memang gue pikirin? Mungkin saja kesal. Tapi yang jelas saya tidak menipu mereka, karena nyata-nyatanya benar ada hadiah BB gratis meski bersyarat.

Kalau bukan dengan trick jebakan batman model beginian, memang seberapa banyak orang yang mau membaca broadcast anda?

Iklan broadcast via BB memang gratisan. Modal jempol doang. Tapi tanpa sentuhan kreativitas dalam seni marketing, niscaya hasilnya tak akan seefektif yang anda harapkan.

SEDIH BERGAJI 180 MILYAR PERTAHUN


SEDIH BERGAJI 180 MILYAR SETAHUN
PPN Dan BPHTB

www.JinProperti.com - CR7 alias Christiano Ronaldo, pemain sepakbola termahal di dunia yang bermain untuk klub Real Madrid sedang gundah. Pasalnya pemerintah Spanyol memberlakukan aturan pajak baru untuk orang asing dengan penghasilan tinggi, dimana sebelumnya hanya dikenai pajak penghasilan 23% sekarang direvisi menjadi 45%.

Ronaldo teriak-teriak. Dia menyatakan kesedihannya secara terang-terangan. Bahkan saat mencetak 2 gol di partai liga, CR7 tak mau melakukan selebrasi apapun. Gaji dia yang setara 180 milyar Rupiah setahun, terpangkas banyak akibat kebijakan pajak baru tersebut.

Ronaldo meradang, menghadap presiden klub Real Madrid dan minta gajinya diproteksi dari kebijakan pajak ini, alias minta pihak klub menanggung beban pajaknya. Klub menolak, dan CR7 menyatakan tak lagi happy tinggal di Spanyol yang punya aturan pajak gila-gilaan. CR7 menyatakan ingin segera keluar dari negeri Spanyol.

Luar biasa, ada orang bergaji setara 180 milyar Rupiah setahun tetapi tidak merasa bahagia. Sebabnya karena kena potongan pajak yang terlalu tinggi.

Sobat properti, mari kita membahas kaitan soal pajak dan rasa nyaman. Meski ilustrasi soal CR7 diatas tak begitu tepat sebagai analogi.

Dalam menyusun harga jual produk properti anda, terkadang ada dilematis saat kita harus memilih apakah harga jual sudah termasuk pajak atau belum termasuk pajak.

Pajak yang menjadi kewajiban pembeli alias konsumen adalah sbb;
PPN 10% dan
BPHTB 5% x (Harga AJB PPAT - 60 jt)

Ada pengembang yang memilih opsi memasang daftar harga sebelum PPN. Misal; harga Rp 100 juta belum termasuk PPN. Konsumen tahunya harga Rp 100 juta, ternyata masih kena beban PPN 10% sehingga harga jual menjadi Rp 110 juta.

Itupun masih dikenai BPHTB sebesar
= 5% x (Rp 100 juta - Rp 60 juta)
= Rp 2 juta.

Dalam kondisi ini, terkadang konsumen merasa tak nyaman saat awalnya tahu harganya cuma Rp 100 juta, ternyata masih kena tambahan PPN dan BPHTB.

Ada juga pengembang yang dalam pricelist langsung menuliskan harga Rp 110 juta (include PPN). Akan tetapi BPHTB tetap menjadi beban konsumen secara terpisah.

Dalam kondisi seperti ini, biasanya konsumen merasa lebih nyaman karena tak merasa ada biaya tambahan yang muncul tiba-tiba diluar prediksi sebelumnya. Apalagi pihak perbankan biasanya juga bisa menerima bahwa prosentase DP yang dibayar (20% atau 30%) adalah dari harga include PPN.

Jadi kesimpulannya, mana yang benar untuk kita lakukan? Ini bukan urusan benar atau salah. Ini lebih kearah mana yang lebih nyaman bagi konsumen.

Pengalaman saya selama sekian belas tahun main properti, konsumen lebih nyaman jika sudah langsung tahu berapa harga total include pajak-pajak yang harus menjadi kewajiban mereka. Ketimbang mereka tahu secara parsial dan baru ditambah-tambahkan sesudahnya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

ShareThis