BETULKAH MERINTIS BISNIS PROPERTI SEBAGAI PENGEMBANG BENAR-BENAR GAMPANG??? Silahkan simak jawabannya disini : http://bukupengembangproperti.blogspot.com/2012/03/merintis-bisnis-properti-sebagai.html

Cari Artikel Menarik Disini

Tampilkan postingan dengan label Workshop. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Workshop. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 April 2012

YUK BISNIS PROPERTI

WORKSHOP PROPERTI PRIVATE
CARA GAMPANG JADI PENGEMBANG
Workshop Properti 2 Hari CARA GAMPANG JADI PENGEMBANG akan segera diselenggarakan lagi tgl 14 - 15 sEPTEMBER 2013 mendatang, di Hotel Oasis Amir, Senen JAKARTA, dengan biaya mulai Rp. 3.000.000,-.

Ini adalah Workshopnya PERGURUAN KUNGFU PROPERTI dengan trainer Ir ARI WIBOWO (praktisi properti 18 tahun) yang siap menginspirasi anda memulai bisnis properti, dengan mengajarkan banyak hal-hal penting yang anda perlukan guna menjadi praktisi properti, yaitu;

1. Teknik memiliki saham besar dengan setoran kecil.
2. Teknik mengakuisisi lahan dengan skenario legal dan skenario pembayaran yang aman.
3. Teknik menghitung proyek properti secara Quick Count.
4. Teknik membuat ACTION PLAN yang menjadi acuan pelaksanaan proyek.
5. Teknik membuat MARKETING PLAN supaya jualan anda laris manis
6. Dan lain-lain
Early bird Rp. 2.500.000,- hanya untuk 3 pendaftar pertama. Peserta ke 4 dan selanjutnya sudah dikenai biaya normal Rp. 3.000.000,- 
Pembayaran dilakukan ke;
BCA cab. Ungaran
Atas nama ARI WIBOWO
A/C 222 0365789, 
konfirmasi pembayaran ke no HP Ari Wibowo : 0878 325 11 888.
Info lebih lanjut hubungi;
  • Sdr. Iwan : 0813 2508 8845

    Senin, 13 Februari 2012

    I WILL ALWAYS LOVE YOU

    I WILL ALWAYS LOVE YOU
    ariwibowojinproperti.blogspot.com - Bukan sekali ini saja kita mendengar ada artis papan atas yang menjemput ajalnya sebagai korban narkoba dan obat-obatan terlarang. Elvis Presley, Kurt Cobain, Michael Jackson, Jimi Hendrix, dan sekarang menimpa Whitney Houston. Artis yang pernah bermain film berjudul The Bodyguard bersama Kevin Costner itu menghembuskan nafasnya dalam keadaan overdosis obat-obatan psikotropika. Lagu paling berkesan dari mendiang Whitney Houston adalah lagu berjudul 'I Will Always Love You'.

    Ada pakar psikologi yang menyebutkan bahwa pribadi-pribadi yang pernah berada di puncak ketenaran dan popularitas tingkat tinggi itu sebenarnya adalah pribadi yang rapuh secara mentalitas. Mereka tak bisa membedakan antara kehidupan nyata (riil) dan kehidupan mereka saat berada diatas panggung.

    Diatas panggung, mereka ditonton puluhan ribu orang. Disorot puluhan kamera. Mereka seolah dianggap dewa yang dipuja puja. Tepuk tangan dan teriakan fans membuat bintang-bintang itu melambung dan lupa diri.

    Saat mereka kembali ke dunia nyata, mereka adalah pribadi yang tertutup. Tinggal di apartemen mewah seorang diri. Tak punya sahabat yang bisa diajak curhat. Bintang top itu merasa kesepian, galau, dan frustasi. Mereka terus berkhayal dan menginginkan saat-saat indah ketika dipuja-puja diatas panggung yang gemerlap.

    Saat popularitasnya menurun, mereka makin frustasi. Masa kejayaan yang penuh puja puji sudah berlalu. Mereka hanya dapat job manggung di pub dan klub malam yang penontonnya ratusan orang saja. Honornya juga kecil. Akibatnya income yang masuk ke kocek bintang itu juga menyusut. Tapi gaya hidup mereka sudah terlanjur berada di level tinggi. Pengeluaran mereka besar, tak sebanding dengan pendapatan yang diperoleh.

    Frustasi tingkat dewa inilah yang mengakibatkan mereka mencari kenikmatan semu dengan mengkonsumsi obat-obatan terlarang dan minuman keras. Melalui obat-obatan itu, mereka bisa fly, bisa menikmati masa ketenaran mereka kembali meski hanya di alam imajiner. Buntutnya mereka ketagihan. Dan jika ketergantungan ini sudah level akut, maka ujungnya adalah maut.

    * * *

    Sobat properti, di dunia marketing kita mengenal apa yang disebut sebagai Life Cycle Product (siklus hidup produk). Dimulai dari phase intruduction (perkenalan), lalu growth (pertumbuhan), disambung maturity (kedewasaan), dan phase terakhir adalah decline (penurunan).

    Siklus seperti ini harus kita pahami, karena setiap tahapan (phase) membutuhkan perlakuan yang berbeda. Hal yang sulit untuk diterima dengan lapang hati adalah saat penjualan produk properti kita memasuki phase DECLINE (penurunan). Ini adalah phase dimana disekeliling kita sudah hadir banyak pesaing yang lebih fresh dan lebih manis. Pesaing seakan mampu bersolek dan memikat konsumen lebih dari apa yang mampu kita lakukan.

    Mereka (pesaing) tampil dengan gaya baru dan konsep baru yang lebih up date. Promosi mereka juga kencang yang membuat mereka diburu konsumen. Kita merasa jadi kuno, ketinggalan jaman. Mau mengubah penampilan dengan desain inovatif, budget perencanaan kita sudah habis. Kita merasa jadi kesepian, tak banyak pengunjung melirik kita. Yang telpon sedikit, yang survei langsung ke lokasi bisa dihitung dengan jari. Mau adakan promo yang menggigit, budget promosi sudah tipis.

    Lagipula di phase decline, biasanya jumlah dagangan kita tinggal sedikit. Yang tersisa adalah unit-unit jelek dan tak diminati konsumen, misal; tusuk sate, kavling tidak strategis (belakang, terpencil, dekat kuburan, dekat pembuangan sampah), kavling tidak beraturan, nomor jelek (13, 44), dll. Mau belanjakan budget promosi gede juga kuatir akan sia-sia karena dagangannya tidak cukup menarik.

    Dalam kondisi penjualan sulit seperti itu, apakah kita lantas boleh frustasi dan patah arang, kemudian mencari kenikmatan semu dengan mengkonsumsi miras dan narkoba? No way!!! Itu tidak akan menyelesaikan masalah.

    Strategi apa yang paling pas kita lakukan di phase decline? Jawaban yang paling pokok adalah; Kurangi OHC (overhead cost). Lakukan rasionalisasi jumlah SDM. Disaat potensi revenue sudah tipis, maka biaya rutin juga harus kita pangkas. Berhentikan karyawan dengan hak-hak sesuai undang-undang, atau pindahkan ke proyek lain jika anda mengembangkan beberapa proyek properti lainnya.

    Dan taktik pemasaran yang bisa kita lakukan adalah seperti ini;

    # PRODUCT
    Lakukan maintenance atas rumah stok supaya tetap tampil menarik di mata konsumen. Bersih, dan terawat. Jangan sampai nampak kusam dan halamannya banyak semak liar. Kualitas lingkungan dan infrastruktur juga mesti dijaga dengan pengelolaan estate management secara baik. Value yang bagus dari lingkungan akan meningkatkan hasrat dari calon konsumen untuk membeli unit stok yang masih tersisa.

    # PRICE
    Berlakukan diskon khusus, ekspose ke publik dengan label cuci gudang atau harga banting. Menciptakan persepsi di benak konsumen bahwa kita sedang memberlakukan harga obral akan membuat mereka masih mau melirik produk kita.

    # PLACE (DISTRIBUTION)
    Mengingat sales force kita sudah dibubarkan, maka personil yang tersisa di proyek kita mungkin tersisa 4-5 orang saja. Mereka mesti mampu menjalankan fungsi multitasking, merangkap semua jabatan. Misal; sales merangkap staf penagihan merangkap general affair. Supaya pemasaran tetap memberikan hasil yang bagus, kita tak boleh lagi mendistribusikan produk atau info produk melalui kekuatan internal saja, melainkan harus menggandeng mitra luar, yaitu broker properti. Beri kesempatan mereka membantu kita dengan fee kisaran 3% dari harga transaksi. Jadi stok kita akan masuk listing mereka. Tapi jangan mau dilakukan kerjasama eksklusif, melainkan tetap open saja. Jadi secara internal kita masih boleh menjual juga tanpa harus melewati broker.

    # PROMOTION
    Budget mepet bukan berarti kita tak melakukan aktivitas promo apapun. Sekedar pasang iklan baris sebulan 4x serta memasang spanduk di unit stok tetap harus dilakukan. Bisa juga memanfaatkan 'marketing online' di dunia maya yang low cost dan terkadang cukup efektif.

    ---------------

    Nah, serangkaian taktik diatas silahkan anda implementasikan jika proyek properti anda sudah memasuki tahapan DECLINE (penurunan). Jangan putus asa, jangan frustasi, jangan patah arang. Pasti ada solusinya.

    Reminder ;
    Workshop 2 Hari
    25 - 26 Pebruari 2012
    Hotel Oasis Amir, Senen Jakarta

    JURUS PINTER MARKETING DEVELOPER
    Mengupas 8 jurus andalan dari Kitab Terlarang milik Perguruan Kungfu Properti yang akhirnya dibuka untuk umum.

    Hub; sdri. Fitri (085248896666)

    Minggu, 12 Februari 2012

    JURUS PINTER MARKETING DEVELOPER


    KITAB TERLARANG AKHIRNYA DIBUKA

    ARIWIBOWOJINPROPERTI.BLOGSPOT.COM - Kitab Terlarang Perguruan Kungfu Properti yang selama ini tersembunyi di ruang rahasia dan belum pernah diajarkan kepada murid-muridnya, akhirnya dibuka juga. Dan jurus hebat yang tertulis disana adalah JURUS PINTER MARKETING DEVELOPER, yang akan membuat pendekar properti yang semula kemampuannya biasa-biasa saja, akan mengalami up grade luar biasa dalam jurus-jurus pemasaran properti.

    Suhu ARI WIBOWO sudah membaca habis kitab tersebut dan mempelajarinya selama 8 malam di lereng gunung Ungaran dengan menjalankan laku TeTeK TaWa (Tanpa TV Kabel Tanpa Wanita), dan berhasil merangkumnya dalam sebuah modul dahsyat yang siap didemonstrasikan dimuka murid-murid perguruan. Bahkan murid-murid lama perguruan yang sudah terjun ke dunia kang auw sebagai pendekar properti akan dipanggil ulang guna diberi inject jurus baru ini supaya mereka lebih sakti saat bertempur di medan pertempuran bisnis properti yang sangat keras.

    Jurus-jurus yang akan diajarkan ;

    Hari Pertama
    1. JURUS KOTAK AJAIB
    2. JURUS BARCELONA
    3. JURUS 3 RONDE
    4. JURUS BIDADARI
    5. JURUS NASI GORENG KOMPLIT
    6. JURUS NURDIN HALID
    7. JURUS TABRAK (TIDAK) LARI
    8. JURUS VIAGRA

    Hari Kedua
    SOP (Sistem Operasional Prosedur) ADMINISTRASI PENJUALAN

    Dibawakan langsung oleh suhu utama Perguruan Kungfu Properti; Ir. ARI WIBOWO, yang telah menjadi praktisi properti selama 17 tahun dan dikenal sangat mumpuni dalam ilmu STOPPING POWER nya. Dan punya skill public speaker diatas rata-rata. Jika anda ingin melihat kreativitas dan kedalaman ilmu suhu Ari Wibowo, bisa anda lihat di blog http://ariwibowojinproperti.blogspot.com

    Workshop JURUS PINTER MARKETING DEVELOPER akan digelar di Hotel Oasis Amir, Senen Jakarta, tanggal 25-26 Pebruari 2012, dengan harga tiket sbb;

    Periode Bayar          Harga
     6 - 10 Pebr '12.       Rp 1.000.000
    11 - 15 Pebr '12.     Rp 1.250.000
    16 - 20 Pebr '12.     Rp 1.500.000
    21 - 25 Pebr '12.     Rp 1.750.000

    Pembayaran yang sah hanya disetorkan ke rekening a/n Ari Wibowo di BCA Ungaran A/C 222 0365789. Selain ke rekening tersebut kami dari perguruan menyatakan tidak bertanggung-jawab apapun.

    Info dan pendaftaran, hubungi;
    Sdri. FITRI (HP 0852 4889 6666)

    Senin, 16 Januari 2012

    BERMESRAAN 10 MENIT DIDALAM MOBIL



    BERMESRAAN 10 MENIT DIDALAM MOBIL

    ARIWIBOWOJINPROPERTI.BLOGSPOT.COM - Pernah mencoba kuliner Nasi Goreng Kambing (NGK) di Kebun Sirih Jakarta? Yang lokasinya dekat Jalan Jaksa dan buka tiap malam hari saja. Luar biasa ramai pengunjungnya. Puluhan orang makan nasi goreng kambing di bawah tenda dan sebagian besar di tempat terbuka ala kadarnya, di kursi dan meja plastik. Minumnya juga cuma ada 2 pilihan; air mineral atau teh botol.

    Yang makan bukan cuma di kursi-kursi plastik itu saja, bahkan ada yang rela dilayani makan sambil nongkrong diatas mobil. Parkirnya berderet-deret sampai 100 meter panjangnya. Nasi gorengnya 1 rasa, tidak customize dengan minta lebih pedas atau lebih manis. Karena semuanya sudah dibuat dalam partai besar di sebuah wajan yang besar sekali. Jadi tak butuh waktu lama untuk terhidang di hadapan anda. Konsekuensinya cuma terhidang dalam kondisi hangat, bukan panas. Enak juga kok. Daging kambingnya empuk.

    Dengar-dengar omset sehari mencapai Rp 30 juta. Berarti sebulan hampir Rp 1 milyar. Dengan asumsi profit margin (nett) 20% saja, maka sebulan bisa laba Rp 200 juta. Sangat luar biasa untuk ukuran sebuah warung yang cuma nempel tembok di sebuah mulut gang seperti itu.

    * * *

    Sobat properti, fenomena warung makan di tempat ecek-ecek tapi punya pelanggan melimpah ruah seperti ini sering saya jumpai di banyak tempat. Di Ambarawa dekat Goa Maria Kerep juga ada warung pecel Mbok Kami yang cuma nempel di mulut gang tapi pelanggannya naik mobil mewah dan rela berdiri nunggu tempat duduk kosong.

    Di dunia marketing, fenomena ini saya sebut dengan istilah KONTEKS dan KONTEN. Ada 2 cara berpikir yang bisa kita ambil;

    #1: Kita berpikir bahwa kekuatan utamanya adalah di konten (nasi goreng kambingnya). Jadi meski tempat jualan ala kadarnya di mulut gang, tapi tetap diburu pengunjung karena nasi goreng kambingnya memang enak. Yang jadi pertanyaan, jika memang konten yang jadi kekuatan, kenapa pemilik usaha tak memindahkan lokasi jualannya ke tempat yang lebih layak dan representatif? Mustahil laba Rp 200 juta/bulan tak mampu beli ruko atau tempat yang layak. Kenyataan pemilik bisnis sudah bertahun-tahun betah jualan di mulut gang itu.

    #2. Kita berpikir bahwa itu adalah sinergi antara konten dan konteks. Tempat yang ala kadarnya itu justru menjadi wadah yang pas untuk produk nasi goreng kambingnya. Justru pembeli merasa enjoy menikmati nasi goreng kambing di tempat terbuka, sehingga atmosfirnya lebih lepas. Mau ketawa ngakak atau ngrumpi keras-keras tak perlu sungkan. Bahkan makan didalam mobil sambil berduaan dengan kekasihpun oke. Sambil nunggu pesanan datang bisa juga dipakai bermesraan barang 10 menit.

    Sobat properti, pelajaran apa yang bisa kita ambil dari kisah warung nasi goreng kambing diatas? Itu sinergi antara konten dan konteks. Tak bisa sukses jika tak saling mendukung satu sama lain. Keduanya menjadi satu kesatuan tak terpisahkan.

    Mungkin nasi goreng kambing itu enak. Tapi meski enak kalau dijual mahal belum tentu laku. Nah, dengan tempat yang ala kadarnya itu, saat bisnis dirintis tak perlu keluar biaya sewa ruko, tak perlu bayar retribusi/pajak dll. Akibatnya overhead cost rendah dan harga jual sepiring nasi goreng kambing bisa murah. Kombinasi murah + enak adalah sesuatu yang dicari orang.

    Sobat properti, jangan berpikir kalau ditawari lahan yang kurang bagus, misalnya di pinggir kota dan belum ada akses transportasi kemudian anda pandang sebelah mata dan anda abaikan. Kalau harganya per meter persegi cuma Rp 20 - 30 ribu kenapa tidak dipertimbangkan? Siapa tahu lahan yang ecek-ecek itu justru jadi entry poin bagi success story anda? Karena meski punya handicap jauh dan belum ada transportasi, tapi setidaknya ada plus point, yaitu; harga perolehan lahannya MURAH.

    Lahan yang dianggap kurang bagus biasanya sulit dapat jodoh. Dan saat anda datang melamar untuk diajak kerjasama, kemungkinan diterima lebih besar. Saat anda mau mulai mengembangkan, abaikan dulu fakta bahwa lahan anda jauh dan belum ada akses transport. Tanamkan di otak anda bahwa lahan anda murah perolehannya. Sehingga anda bisa menjual dengan harga yang sangat kompetitif.

    Bahkan jika luasan lahannya cukup besar (misal; 5 ha), maka hanya dengan membebani tambahan biaya pematangan lahan sedikit saja (misal Rp 25.000/m2) anda sudah mendapatkan alokasi budget Rp 750 juta yang bisa dipakai untuk membangun fasilitas lapangan futsal dan kolam renang yang jadi ikon dan magnet proyek yang anda pasarkan. Ini hal yang tak bisa dilakukan oleh pengembang yang perolehan lahannya di harga normal.

    Soal belum ada angkutan masuk ke lokasi, apa susahnya anda membeli 2 mobil bekas lalu mengoperasikannya sebagai shutle transport. Paling minim membayar beberapa tukang ojek untuk membuka pos ojek baru di tepi jalan raya dan di gerbang perumahan yang anda kembangkan. Cukup anda subsidi Rp. 500.000/orang/bln x 6 tukang ojek, dan selebihnya suruh cari sendiri, maka problem transportasi setidaknya bisa diatasi. Nanti setelah 6 bulan, tanpa subsidi apapun tukang ojek itu bisa mandiri.

    Jika ditambah dengan produk rumah sederhana anda yang simpel tapi tetap memiliki nilai estetis, dan jalan lingkungan yang lebar dan rapi (minimal ROW 7 m) dengan bahu jalan yang hijau asri, maka produk perumahan anda akan diminati banyak orang dan bakal laris manis. Jadi sinergi antara perolehan lahan yang murah dan kemampuan anda membangun lingkungan yang berkualitas adalah konten dan konteks yang saling bersinergi. Ibarat jualan nasi goreng kambing enak meski hanya di mulut gang kecil. Tetap diburu pembeli kok. Mantap ya? (25DCAE68)

    ---------------------

    WORKSHOP PROPERTI 2 HARI
    HANYA Rp. 500.000

    Belajar ilmu properti ternyata tak mahal biayanya. Hanya Rp 500.000 untuk ikut workshop 2 hari berlabel CARA PINTER JADI DEVELOPER, tgl 10 -11 Maret 2012 di Hotel Oasis Amir, Senen Jakarta.

    Ini adalah workshop yang mengajarkan kepada anda tahapan demi tahapan menjadi pengembang properti, dan membekali anda dengan basic skill yang sangat aplikatif bernama ACTION PLAN (bussiness plan) dan MARKETING PLAN.

    Meskipun tarifnya murah, ini bukanlah workshop properti abal-abal, tapi instrukturnya adalah Ir. ARI WIBOWO, praktisi properti yang berpengalaman selama 17 tahun, dan pernah menggelar workshop sejenis puluhan kali di Jakarta, Depok, Bandung, Pekanbaru, Makassar, Malang, Kediri, Semarang, Yogya, Solo dll.

    Untuk mengetahui lebih lanjut tentang profil trainer, silahkan buka blog: http://ariwibowojinproperti.blogspot.com atau www.kompasiana.com/AriWibowoJinProperti

    Jadwal bayar dan nominal bayar;

    16 - 25 Jan 2012 = Rp 500.000 (*)
    26 - 31 Jan 2012 = Rp 750.000
    1 - 10 Pebr 2012 = Rp 1.000.000
    11 - 20 Peb 2012 = Rp 1.250.000
    21 - 28 Peb 2012 = Rp 1.500.000
    1 - 10 Mar 2012 = Rp 1.750.000
    11 Mar 2012 = Rp 2.000.000

    (*) Harga promo Rp 500.000 otomatis tak berlaku jika jumlah pendaftar sudah mencapai 20 org pertama.

    Pembayaran disetor ke;

    Rek BCA cab. Ungaran
    a/n ARI WIBOWO
    A/C 222 0365789

    Rek BII cab. Purwokerto
    Via ATM Bersama ke A/C 1173204242
    a/n ARI WIBOWO

    Bukti setor/transfer disimpan setelah sebelumnya diemail ke; ari_kinerja@yahoo.co.id

    Informasi dan pendaftaran ke;
    sdr. Deano 024 7032 3000

    Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

    ShareThis