BETULKAH MERINTIS BISNIS PROPERTI SEBAGAI PENGEMBANG BENAR-BENAR GAMPANG??? Silahkan simak jawabannya disini : http://bukupengembangproperti.blogspot.com/2012/03/merintis-bisnis-properti-sebagai.html

Cari Artikel Menarik Disini

Rabu, 18 Januari 2012

MAK JLEB!! PAPA MENANG MAMA SENANG

MAK JLEB !!
PAPA MENANG MAMA SENANG

ARIWIBOWOJINPROPERTI.BLOGSPOT.COM - Ada iklan obat kuat di sebuah radio lokal Demak yang berbunyi begini; "Dijamin Papa Menang dan Mama Senang ..." Agak jorok narasinya, tapi pesan yang disampaikan 'mak jleb' langsung parkir di otak pendengarnya. Tak susah membentuk persepsi pendengar soal apa yang dimaksud dengan 'papa menang' dan 'mama senang' dalam positioning obat kuat itu.

Ini tagline dan brand promise yang bagus. Easy spelling easy listening. Gampang dieja enak didengarkan. Masyarakat Indonesia mengenal budaya pantun, jadi akhiran yang sama di kata 'menang' dan 'senang' membuat positioning itu terasa enak didengar padahal muatan pesannya sangat dalam.

Jurus marketing yang diajarkan oleh kitab Perguruan Kungfu Properti mengajarkan bahwa positioning yang bagus adalah merupakan rangkuman dari semua benefit atau manfaat yang bisa dinikmati konsumen dari sebuah produk, yang dikemas dalam 1 tagline pendek terdiri atas 3 s/d 7 kata yang enak didengar tapi penuh makna. Jangan sembarang pilih kata, karena kalau bisa menemukan positioning yang pas, tagline ini mampu menghujam keras ke benak konsumen, bahkan mengintimidasi mereka supaya membeli produk yang ditawarkan.

Benak seorang istri yang merasa suaminya kurang perkasa bisa terintimidasi oleh positioning jamu kuat tersebut, dan kemudian 'memaksa' suaminya membeli dan mengkonsumsi. Biar papanya bisa menang, dan mama merasa senang. Mungkin selama ini papanya suka kalahan, haha ..

* * *

Sobat properti, gara-gara didalam mobil dengar radio menayangkan iklan obat kuat tersebut, apalagi saya dikejar deadline cetak brosur, tahukah anda apa yang terjadi ketika saya mencoba menemukan positioning terbaik untuk proyek Green Waterpark yang akan saya launching tanggal 25 Januari 2012 mendatang di Kota Pati Jawa Tengah? Saya memilih positioning berbunyi; HUNIAN NYAMAN / FASILITAS MENAWAN / JANGAN DILAWAN.

Terlihat arogan ya? Betul. Positioning ini memakai gaya intimidasi, bukan sekedar membujuk. Sengaja saya create biar menghujam keras-keras ke benak konsumen. Mak jleb!!! Dan susah dilepas lagi dari benak mereka. Menancap di otak dan tembus sampai ke hati.

Kenapa berani memilih positioning bergaya intimidasi? Karena saya yakin kekuatan waterpark yang ada di proyek yang akan kami kembangkan ini benar-benar sebuah benefit yang luar biasa menariknya bagi calon konsumen. Bayangkan di kota kabupaten kecil seperti Pati, tak ada real estate yang berani membangun kolam renang. Tapi kami yang main di level RSH di tepi kota berani membuat fasilitas Water Park. Dan keberanian membangun waterpark ini diambil dalam keadaan sadar, bukan disaat saya kerasukan seekor jin. Ini murni hasil analisa market yang dilakukan sesuai kitab marketing dari Perguruan Kungfu Properti.

Kami mentargetkan 208 unit rumah terjual ludes dalam waktu 6 bulan. Artinya lebih dari 30 unit sebulan. Strategi promosi mengepung kota akan kami lakukan dengan membombardir kota Pati dengan 200 spanduk, spot iklan radio, open table di supermarket, restoran populer dan halaman stadion. Awareness saya targetkan tercipta dalam waktu 1 bulan. Maksudnya dalam waktu 1 bulan minimal separoh penduduk kota Pati tahu perumahan GREEN WATERPARK.

Orang akan coba kami sihir dengan fasilitas waterpark, brosur yang keren, logonya saja juga sangat menarik. Siapa sangka siapa duga harga jual T36 hanya Rp 80 jutaan. Itulah yang membuat kami berani memilih brand promise; HUNIAN NYAMAN / FASILITAS MENAWAN / JANGAN DILAWAN. Sekali dengar, mak jlebbb .. Dari otak tembus ke hati. Endingnya, konsumen tertarik untuk membeli. (25DCAE68)

-------------------------------------------

WORKSHOP PROPERTI 2 HARI
HANYA Rp. 500.000

Belajar ilmu properti ternyata tak mahal biayanya. Hanya Rp 500.000 untuk ikut workshop 2 hari berlabel CARA PINTER JADI DEVELOPER, tgl 10 -11 Maret 2012 di Hotel Oasis Amir, Senen Jakarta.

Ini adalah workshop yang mengajarkan kepada anda tahapan demi tahapan menjadi pengembang properti, dan membekali anda dengan basic skill yang sangat aplikatif bernama ACTION PLAN (bussiness plan) dan MARKETING PLAN.

Meskipun tarifnya murah, ini bukanlah workshop properti abal-abal, tapi instrukturnya adalah Ir. ARI WIBOWO, praktisi properti yang berpengalaman selama 17 tahun, dan pernah menggelar workshop sejenis puluhan kali di Jakarta, Depok, Bandung, Pekanbaru, Makassar, Malang, Kediri, Semarang, Yogya, Solo dll.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang profil trainer, silahkan buka blog: http://ariwibowojinproperti.blogspot.com atau www.kompasiana.com/AriWibowoJinProperti

Jadwal bayar dan nominal bayar;

16 - 25 Jan 2012 = Rp 500.000 (*)
26 - 31 Jan 2012 = Rp 750.000
1 - 10 Pebr 2012 = Rp 1.000.000
11 - 20 Peb 2012 = Rp 1.250.000
21 - 28 Peb 2012 = Rp 1.500.000
1 - 10 Mar 2012 = Rp 1.750.000
11 Mar 2012 = Rp 2.000.000

(*) Harga promo Rp 500.000 otomatis tak berlaku jika jumlah pendaftar sudah mencapai 20 org pertama.

Pembayaran disetor ke;

Rek BCA cab. Ungaran
a/n ARI WIBOWO
A/C 222 0365789

Rek BII cab. Purwokerto
Via ATM Bersama ke A/C 1173204242
a/n ARI WIBOWO

Bukti setor/transfer disimpan setelah sebelumnya diemail ke; ari_kinerja@yahoo.co.id

Informasi dan pendaftaran ke;
sdr. Deano 024 7032 3000

Selasa, 17 Januari 2012

NAIK OJEK DARI BANGKOK


NAIK OJEK DARI BANGKOK

ARIWIBOWOJINPROPERTI.BLOGSPOT.COM - Pagi hari jam 05.30 pembantu part time di rumah saya ribut-ribut minta pinjaman Rp 50.000 buat bayar tukang ojek. "Mahal amat bibi? Emang bibi naik ojek dari Bangkok?" tanya saya sambil menenggak secangkir kopi panas sembari mendata pendaftar WORKSHOP PROPERTI 2 HARI Rp 500.000 tanggal 10-11 Maret 2012 mendatang di Jakarta, yang baru 2 hari dipublish di http://ariwibowojinproperti.blogspot.com sudah membludak peminatnya.

Ternyata bibi saat naik ojek tak mau pakai helm dan kena tilang polisi Rp 50.000. Ditalangi tukang ojeknya tapi setelah itu ditagih ke bibi yang dengan sengaja menolak pakai helm meski sudah disediakan oleh tukang ojek. Saya berikan uang Rp 50.000 ke bibi pembantu sambil berkata; "Ini bantuan, bukan pinjaman, jadi bibi tak perlu mengganti dengan potong gaji .." Kasihan jika gaji Rp 400.000 dipotong Rp 50.000. Itu sudah 12,5% dari gajinya sebulan.

* * *

Sobat properti, budget saya sebulan untuk pembantu part time cuma Rp 400.000. Tapi akibat insiden kena tilang, terpaksa keluar Rp 50.000 cuma-cuma. Mungkin saya enteng mengeluarkan karena melihat nominalnya cuma Rp 50.000 saja, bukan prosentasenya yang 12,5%. Padahal jika saya berhitung secara rasio, angka 12,5% itu cukup besar dikomparasi terhadap gaji bulanan bibi yang cuma Rp 400.000.

Sekarang kita bicara soal ilmu properti. Tahukah anda berapa prosentase budget overhead cost (OHC) untuk proyek properti anda? Rasio normal berdasarkan pengalaman empiris saya adalah kisaran 7 s/d 10% dari omset (diluar pajak). Jadi kalau (misalnya) omset anda Rp 20 milyar, maka akumulasi biaya overhead costnya kisaran Rp 1,4 s/d 2 milyar. Lebih dari Rp 2 milyar berarti proyek anda masuk kategori boros alias tidak efisien.

Total OHC sebesar 10% x Omset atau sebesar Rp 2 milyar itu adalah OHC dari awal proyek sampai proyek berakhir. Terdiri atas 5 item biaya OHC sbb;

a. OHC Persiapan Kantor dan Inventaris Kantor
Sewa kantor, perbaikan dan pembersihan kantor, pembelian peralatan kantor (meja kursi, AC, komputer, printer, lemari, dispenser, kendaraan dll)

b. OHC Operasional Kantor
Bayar tagihan listrik, air, telepon, perjalanan dinas, alat tulis kantor, BBM, rumah tangga kantor dll.

c. Gaji Karyawan
Gaji, THR dan pesangon karyawan dari awal proyek s/d proyek selesai.

d. Bonus
Insentif untuk memacu produktivitas karyawan internal (bukan mediator).

e. Promosi Pemasaran
Ini biaya untuk semua aktivitas promosi out door ataupun in door. On air ataupun off air.

Pada saat menyusun budget didalam Action Plan, usahakan rasio total budget OHC hanya 7-9% saja dari rencana omset. Karena dalam realisasinya selalu ada kecenderungan budget bengkak. Andaikata itu terjadi setidaknya tak sampai over 10% karena rasio normal di proyek properti adalah 7-10% saja.

Buatlah rencana budget anda secara detail dan terperinci didalam ACTION PLAN, supaya memudahkan anda dalam realisasi pelaksanaannya di perjalanan proyek. Belum tahu cara membuat Action Plan? Silahkan belajar di Perguruan Kungfu Properti.  (25DCAE68)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

ShareThis