BETULKAH MERINTIS BISNIS PROPERTI SEBAGAI PENGEMBANG BENAR-BENAR GAMPANG??? Silahkan simak jawabannya disini : http://bukupengembangproperti.blogspot.com/2012/03/merintis-bisnis-properti-sebagai.html

Cari Artikel Menarik Disini

Kamis, 28 April 2016

BELAJAR PROPERTI DARI TINGKAT DASAR

BAGI ANDA YANG SALDO TABUNGANNYA TAK LEBIH DARI 100 JUTA, BACA ARTIKEL INI .....


"Saya dengar anda ini seorang guru properti. Tapi kenapa reputasi anda di bisnis ini maaf cuma segitu gitu saja, belum berskala nasional, bahkan sekedar jadi raja di level kota atau kabupaten pun belum bisa anda capai. Semua proyek anda juga tak semuanya sukses."

Hmm, sebuah pertanyaan yang bagus untuk dijawab. Senang sekali ada yang berani bertanya seperti itu, karena biasanya orang merasa sungkan jika harus bertanya seperti itu.

Sobat properti, jika saya analogikan dengan dunia pendidikan secara umum, yang mengenal level SD SMP SMA Universitas S1 S2 S3, positioning saya adalah guru properti tingkat SD. Saya mengajarkan hal-hal yang basic dan mendasar sekali. Bagaimana seseorang yang tak punya modal dan tak punya tanah bisa memulai bisnis properti. Bahasa kerennya adalah "Cara Gampang Jadi Pengembang Dengan Modal Recehan."

Ilmu saya bukan sekelas pengembang nasional yang mencari instrumen pembiayaannya dengan mengagunkan asetnya yang sudah di mark up, atau malah sudah listing di lantai bursa pasar modal. Saya mengajarkan jurus mencari modal dengan cara membuat business plan dan menawarkannya kepada investor.

Ilmu saya bukan menawar tanah dengan harga serendah rendahnya untuk kemudian dibayar kontan dan dibalik nama. Saya mengajarkan jurus hot deal dengan cara membujuk pemilik tanah agar bersedia menyerahkan lahannya kepada kita meski cuma dibayar DP nya 15% dan sisanya diangsur panjang.

Ilmu saya bukan untuk membebaskan lahan ratusan atau ribuan hektar untuk dijadikan kota mandiri atau komplek real estate kelas elite. Saya mengajarkan jurus yang bahkan bisa diaplikasikan untuk eksekusi lahan 1-2 kavling saja.

Ilmu properti yang saya ajarkan adalah ilmu developer, bukan main flip atau cash back atau ilmu properti lain yang hanya bisa dilakukan oleh mereka yang sudah level investor. Bagi anda yang saldo tabungannya tak pernah lebih dari 100 juta, bagaimana mungkin anda memborong sekian unit apartemen dengan harga perdana, dan berharap dapat untung dari selisih kenaikan harga. Bagi anda yang modalnya recehan tapi punya passion dan mimpi menjadi pengusaha properti, mungkin anda cocok berguru kepada saya.

Modal saya adalah pengalaman, ditambah talenta menulis dan mengajar. Banyak praktisi properti yang lebih hebat dari saya, tapi belum tentu mereka punya talenta menulis. Padahal untuk jadi seorang guru anda mesti bisa menulis, bisa membuat deskripsi, bisa membuat modul, supaya ilmunya bisa diduplikasi oleh para murid.

Untuk menjadi seorang guru anda mesti punya talenta mengajar. Tak semua praktisi punya talenta ini, sehingga meski ilmunya tinggi tetapi tak bisa dibagi. Banyak pebisnis properti papan atas yang diundang menjadi pembicara seminar atau kuliah umum tetapi durasi bicara mereka paling cuma 1-2 jam, itupun modulnya disiapkan oleh stafnya. Hanya memaparkan hal hal yang global, bukan sesuatu yang detail dan bisa diduplikasi.

Seorang guru juga mesti punya jiwa berbagi. Karena anda akan membuka banyak rahasia bisnis properti kepada murid muridnya. Nah, saya type orang yang dengan penuh sukacita rela berbagi. Saya mirip guru Oemar Bakri yang rela mendidik murid muridnya agar pintar dan syukur syukur suatu saat bisa menjadi Menteri. 

Jika anda orang awam di bisnis properti, dan ingin belajar dari dasar, bergabunglah dengan PERGURUAN KUNGFU PROPERTI. Ini perguruan yang tepat bagi anda, dan telah menjadi tempat belajar ribuan orang tentang properti. Bahkan kitab perguruan kami sudah dipasarkan di TB Gramedia dengan judul Kitab Properti No 1 dan menjadi best seller.

Kelas YOGYAKARTA digelar tgl 28-29 Mei 2016. Investasi mulai Rp 1,5 jt saja. Info lengkap buka di ariwibowojinproperti.blogspot.com ata hub sdr Eko di hp/WA 0853 85434168 

Senin, 25 April 2016

TEKNIK SUPORTING UNTUK MENDUKUNG KINERJA SALES

PENJUALAN MASIH SERET BIN MAMPET


Pagi ini semua sales force saya kumpulkan untuk bahan saya mencari input kenapa bulan April ini koq penjualan masih seret bin mampet?

Saya minta masing-masing sales menjelaskan ketika mereka berinteraksi dengan konsumen, apakah ada keluhan, kekuatiran, ketakutan, ketidak percayaan, keberatan dll terhadap produk yang kita pasarkan, sehingga berakibat konsumen belum mau membeli produk properti yang sedang kami pasarkan.

Semua sales diberi kesempatan berbicara, akan tetapi secara garis besar pendapat mereka hampir sama dan mengerucut kepada 2 hal sbb ;

1. Harga jual cukup mahal, meski hanya sedikit diatas kompetitor.
2. Angsuran KPR nya terlalu tinggi yaitu diatas Rp 3 jt/bulan akibat diterapkan strategi DP 5% 

Jika ada kendala atau masalah seperti itu, tentu saja saya selaku pengambil kebijakan harus membantu mereka agar terbebas dari keluhan dan keberatan dari konsumen. Ini namanya teknik SUPORTING, yaitu sebuah tindakan untuk membuat minat konsumen yang mulai meredup akibat berbagai keluhan dan keberatan tentang produk kita, bisa diatasi dengan cara mengubah kebijakan. 

Kemudian sayapun membuat 2 kebijakan baru sbb ;

1. Memberikan tambahan diskon, jika semula hanya 10 juta, sekarang untuk 2 unit pertama bisa diberikan diskon s/d 25 juta. 
2. Mengubah pricing strategi didalam pricelist jika semula disebutkan DP 5%, sekarang direvisi menjadi 20%, supaya muncul angsuran KPR bulanan yang hanya Rp 2 jutaan perbulan.
3. Memberlakukan aturan DP Suka Suka, maksudnya meski tertulis DP 20% di pricelist, jika ternyata konsumen hanya mampu bayar DP 5% tetap diterima. 

Nah, semoga kebijakan baru yang diambil berdasar masukan mereka itu bisa membantu sales untuk segera closing.

Tetap semangat !!
Always be closing !!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

ShareThis