BETULKAH MERINTIS BISNIS PROPERTI SEBAGAI PENGEMBANG BENAR-BENAR GAMPANG??? Silahkan simak jawabannya disini : http://bukupengembangproperti.blogspot.com/2012/03/merintis-bisnis-properti-sebagai.html

Cari Artikel Menarik Disini

Senin, 24 Desember 2018

RCTI HARUS DIBERI EDUKASI



RCTI HARUS DIBERI EDUKASI

"Marni, aku mau pergi dulu ya. Mau ketemu RCTI di Semarang .."
RCTI itu apaan mas?
"RCTI itu kepanjangannya Rombongan Calo Tanah Indonesia. Mas mau ngopi ngopi sambil memberikan edukasi kepada mereka."
Kenapa RCTI harus diberikan edukasi mas?
"Begini .., biasanya RCTI saat menawarkan lahan ke kita cuma bisa menyebutkan tentang luasan, harga per m2, dan lokasi. Kalau ada yang pinter, biasanya punya info juga apakah lahan tersebut masuk zona hijau atau kuning. Nah, aku mau memberikan arahan kepada mereka bahwa yang kucari bukanlah lahan yang minta dibayar tunai, melainkan harus bersedia dibayar dengan skema #HotDeal."
Hotdeal itu yang bagaimana mas?
"Ada beberapa kriteria hotdeal ....."
1. Uang Tanda Jadi kecil, max Rp 10 jt.
2. Setelah dibayar uang tanda jadi, boleh dilakukan aktivitas penataan lahan di lapangan.
3. UM 1 sebesar Rp 50 jt dibayar 1 bln sejak UTJ.
4. Ada grace period untuk pengurusan ijin (max 3 bln).
5. UM 2 sebesar 15% x harga dibayar H+7 sejak Ijin Lokasi terbit.
6. UM 3 sebesar 10% x harga dibayar 6 bln sejak Ijin Lokasi terbit.
7. Pelunasan paling cepat 18 bln sejak Ijin Lokasi terbit. (Bisa juga lebih panjang tergantung luasan lahannya)
"Nah, itulah kriteria hotdeal yang harus dipahami oleh RCTI. Jadi mereka harus memfilter penawaran yang masuk. Yang minta dibayar tunai abaikan saja. Yang ada peluang hotdeal difollow up."
Apa gak ribet tuh? Apa untungnya RCTI harus repot repot memfilter penawaran seperti itu?
"Ada fee 2% buat RCTI dariku sebagai pembeli. Padahal RCTI tersebut juga dapat fee dari penjual. Jadi fee nya dobel kanan kiri."
Hmm, gitu ya? Mas mau berangkat sekarang?
"Iya, ini mau berangkat."
Marni ikut. Marni pengin lihat cara mas memberikan edukasi kepada RCTI tentang lahan hotdeal.
"Ikut gimana? Kamu baru bangun tidur, belum mandi ...."
Tunggu 30 menit ya mas. Marni mau mandi dulu .......

MENGEMBANGKAN LAHAN DEKAT PETERNAKAN AYAM

AYAM KAMPUS

Suhu AW, ada lahan 2,8 ha minta harga Rp 200rb/m2 pelunasan bisa 4 thn, DP cuma 100 jt. Masalahnya didekatnya persis ada kandang ayam. Berani ambil gak?

"Kalau skimnya lunak begitu, hajar saja dengan catatan itu kawasannya masuk zona kuning alias permukiman."

Tapi disitu ada kandang ayam lho.

"Makanya cek dulu zonanya masuk zona apa? Jika zona kuning, peternakan tersebut bisa kita libas ..."

Dilibas gimana?

"Tetap aja kita bangun dan pasarkan. Pembeli rumah murah bersubsidi (FLPP) itu gak rewel seperti pembeli rumah komersil. Biarkan mereka yang bertarung dengan kandang ayam. Kita bangun dulu 1 atau 2 blok yang lokasinya mepet kandang ayam. Ntar saat sudah serah terima bangunan dan menghuninya, mereka akan bersatu untuk menghindari bau ayam. Kita diam dan duduk manis saja, biar warga yang komplain kepada pemilik kandang untuk segera menutup ternak ayamnya."

Begitu ya? Apa mungkin seperti itu?

"Saya pernah punya proyek rumah murah disamping ternak ayam. Hiruk pikuk proyek membuat ayam ayamnya stres dan gak mau bertelur. Akhirnya ternak itu tutup sendiri tanpa harus dikomplain oleh warga penghuni."

Kalau pengusaha ternak ayamnya tetap bersikukuh tak mau menutup kandangnya?

"Makanya lihat dulu zonanya. Jika itu zona peternakan, ya gak mungkin lahannya dikembangkan. Jika masuk zona pemukiman, hajaaar saja. Developer tak mungkin kalah oleh ayam ..."

Kecuali ayam kampus ya? Terkadang membuat developer terkiung kiung.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

ShareThis