BETULKAH MERINTIS BISNIS PROPERTI SEBAGAI PENGEMBANG BENAR-BENAR GAMPANG??? Silahkan simak jawabannya disini : http://bukupengembangproperti.blogspot.com/2012/03/merintis-bisnis-properti-sebagai.html

Cari Artikel Menarik Disini

Sabtu, 14 Agustus 2010

SETANGKAI EIDELWIS



SETANGKAI EIDELWIS
Perlunya Seorang Mentor

Ibu saya mukanya berubah kayak permen nano nano saat mendengar saya yang baru kelas 1 SMA waktu itu meminta ijin untuk mendaki gunung. Ibu bukan cuma kaget 1/2 modar, tapi kaget 3/4 modar.

Apa kamu kuat nak?

Mudah mudahan kuat ibu, karena setiap sore saya sudah menggembleng fisik dengan berlari lari.

Apa kamu tidak takut nak? Di gunung gelap dan siapa tahu banyak hantu.

Tidak ibu, karena saya membawa senter, dan juga bersama-sama banyak teman.

Apa tidak takut nyasar nak, seperti sering ibu dengar di koran ada pendaki yang tersesat?

Rombongan kami akan dibagi bagi menjadi maksimal 5 orang per regu, dan tiap regu didampingi oleh seorang pemandu yang sudah mendaki gunung tersebut lebih dari 5x, yang sudah hafal jalan dan medannya.

Apakah nanti tidak kelaparan diatas gunung sana?

Tidak bu. Sebelum mendaki kami sudah diberikan training, bahwa perjalanan dari camp ke puncak kami tempuh 6 jam, dengan 6 pos istirahat. Selebrasi 2 jam di puncak. Turun kisaran 4 jam. Dan instruktur kami sudah memberi tahu bekal logistik apa yang harus kami bawa dalam pendakian selama 12 jam tersebut. Semua terencana ibu, bukan asal mendaki.

Ibu bingung tak tahu harus berkata apa apa lagi. Tidak MENENTANG atau melarang karena ingin melihat anaknya jadi laki laki petualang sejati. Mau MERESTUI terbayang gunung yang dingin, gelap dan angker.

Tapi saat teringat anaknya itu bukan SEKEDAR DITRAINING dan DITUNJUKKAN panduan jalan mendaki gunung, tapi benar-benar DIDAMPINGI PEMANDU yang sudah berkali kali mendaki gunung, si ibu merasa lega.

Iya nak, hati-hati ... Berdoa agar selamat tak ada gangguan. Bawakan ibu setangkai eidelweis seperti dulu ayahmu merayu ibumu.

Lha??? Emang dulu ayah juga pendaki gunung ya bu?

Ibu mengangguk.

Saya dekati ibu, peluk ibu. Dan kemudian pergi melenggang dengan carrier besar di punggung.

Dalam memasuki bisnis properti, anda memerlukan tekad dan keberanian, yang berasal dari diri sendiri. Juga pengetahuan, yang bisa anda peroleh melalui training dan workshop. Dan jangan lupa, anda membutuhkan MENTOR. Seorang pemandu dan penasehat yang membuat anda lebih percaya diri.

TERGERAK SYAHWATNYA



TERGERAK SYAHWATNYA
Salurkan!!!

Saat SMA dulu saya sedang mengikuti pelajaran agama. Disitu bu guru menjelaskan; "Barangsiapa memandang seorang perempuan dan kemudian tergerak syahwatnya, maka dia sudah berdosa dalam pikirannya."

Saya komplain; "Gak adil dong bu, jika cuma memandang saja kok dosa, kan kita kagak ngapa ngapain kepada perempuan tersebut. Lagipula ulah si upik ini kadang diluar kendali kita .."

Bu guru tak mau menjelaskan, malah melotot marah. Saya tak berani bertanya apa apa lagi dan memilih diam seribu bahasa.

Bu guru galak ... , hehe

Nah, seberapa banyak diantara anda pembaca blog ini yang sudah tergerak syahwat bisnis propertinya, tapi belum juga memulai proyek pertamanya. Selalu ragu dan ragu. Maju mundur, maju mundur. Nanti bu guru melotot dan marah lho ..

Ikut seminar sana sini. Ikut workshop sana sini. Belum juga ketemu MPT yang jadi tambatan hati. Hot deal seakan hanya mimpi. Ampun DJ !! Hehe ..

Melalui artikel ini, saya ingin menyampaikan ajakan sekaligus challenge.

Selama 3,5 bulan sejak Perguruan Kungfu Properti didirikan, sudah menggelar 3x seminar CARA GAMPANG JADI PENGEMBANG, 8x workshop KETEMU JIN PROPERTI, 1x Workshop Advance, 2x Training SELLING SKILL.

Nah, terus terang saya sudah mulai malas mengajar di kelas. Sekarang maunya; ACTION !!! ACTION !!! Bukan cuma menyimpan syahwat propertinya di pikiran.

Saya ingin mengajak anda semua untuk ACTION. Ayo ayo ... Jangan cuma punya syahwat properti saja. Segera disalurkan !!!!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

ShareThis